Senin, 06 April 2009

Memanfaatkan Informasi Permen 82/2008

UASBN 2009, berikut saya ingin menyampaikan sedikit pemikiran cara menyiasati dan menyiapkan putra/putri/murid kelas 6 SD dalam UASBN 2009 khususnya matematika.
Mengacu pada petunjuk indikator pada SKL 2009 Sekolah Dasar.
Menurut pemikiran saya, karena standar kelulusan telah ditetapkan dengan Premen No. 82 tahun 2008, saya akan mengacu pada rambu-rambu ini:
Kalau saya menghitung jumlah indikator pada SKL Matematika SD berjumlah 40 butir, sedangkan rencana jumlah soal pada UASBN 2009 ada 40, maka pemikiran saya mengatakan bahwa satu soal akan mewakili satu indikator.
Marilah kita melihat indikator yang pertama dan memprediksi kira-kira apa yang perlu kita latihkan pada putra/putri/siswa kelas 6 SD:
Indikator 1: Menentukan hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah.
Saya menafsirkan bahwa bentuknya adalah ... + ... - ... ; atau ... - ... + ... dan bukan merupakan soal cerita, karena pada indikator tidak dicantumkan soal cerita.
silahkan ... diisi dengan bilangan cacah, sehingga siswa yang dilatih akan mengerti cara mencari jawaban tepat untuk jenis persoalan ini.
Misalnya:
983.645 + 56.370 - 67.978 = . . . .
atau:
983.645 - 56.370 + 67.978 = . . . .

Indikator 2:
Menentukan hasil operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan cacah.
Saya menafsirkan bahwa bentuknya adalah ... x ... : ... ; atau ... : ... x ... dan bukan merupakan soal cerita, karena pada indikator tidak dicantumkan soal cerita.
Silahkan dilatih siswa kita dengan jenis soal seperti ini.
Misalnya:
245 x 360 : 5 = . . . .
atau:
245 : 5 x 360 = . . . .

Indikator 3:
Menentukan hasil operasi hitung campuran pada bilangan bulat.
Saya menafsirkan bahwa bentuk soalnya adalah ... + ... x ... atau ... + ... : ... atau ... - ... x ... atau ... - ... : ... atau sebaliknya adari masing-masing jenis ini, yaitu ... x ... + ... atau ... x ... - ... atau ... : ... + ... atau ... : ... - ...
Memang banyak kemungkinan dapat dipelajari, yang jelas dengan indikator ini kita dapat menafsirkan kemungkinan jenis soal yang akan keluar.
Misalnya:
3 + (-2) x 4 = . . . .
dari sini dapat dimasukkan angka yang berbeda tapi masih bilangan bulat:
-3 + (-2) x (-4) = . . . .
-3 + 2 x (-4) = . . . .
3 + (-2) x (-4) = . . . .
demikianlah gambaran kemungkinan yang perlu dipersiapkan oleh orangtua/guru dalam menyiapkan siswa kelas 6 untuk berhasil di UASBN 2009.
37 indikator yang lain dapat di down load pada situs yang sebelumnya saya sarankan ( ada pada Permen No. 82 tahun 2008).
Demikian dan selamat mempersiapkan UASBN 2009. Semoga Sukses selalu menyertai. Aamin.

Tidak ada komentar: